Peluang Persib Makin Berat 0 komentar
JAKARTA,(GM)-
Akibat kesalahan para pemain di detik-detik akhir babak kedua, Persib Bandung gagal membawa pulang kemenangan atas Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (25/3). Persib akhirnya hanya mampu bermain imbang 2-2 atas musuh abadinya tersebut.![]()
Di saat masih unggul 2-1 hingga waktu normal, gawang Persib harus kebobolan melalui tandukan Abanda Herman di masa injury time yang sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Raut kekecewaan tampak pada wajah pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono. "Seharusnya tidak perlu terjadi pelanggaran, karena masih jauh dari kotak penalti. Tetapi ya tetap harus kita syukuri hasil imbang ini," ujar Jaya menilai terjadinya proses gol kedua "Macan Kemayoran".
Kekecewaan juga diutarakan Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar. "Tinggal beberapa detik saja kita bisa menang. Tapi kita gagal mempertahankannya," katanya.
Seperti halnya Jaya, Umuh mengakui hasil imbang itu merupakan yang terbaik bagi Persib. "Kalau melihat perjuangan anak-anak, mereka main sangat luar biasa. Mereka berani bermain ngotot," tuturnya.
Dengan hasil imbang ini, Persib masih tertahan di peringkat 4 dengan nilai 43 dari 25 partai yang telah dimainkannya. Sedangkan Persija juga masih terpaku di posisi enam dengan nilai 36 dari 24 kali bertanding.
Dilaporkan wartawan "GM" Brilliant Awal dari SUGBK, bermain di kandang lawan, Persib lebih memilih pola bertahan dan mengandalkan serangan balik. Di babak pertama, "Maung Bandung" hanya bisa memperoleh peluang melalui Eka di menit 6 dan Gonzales pada menit 25.
Sebaliknya, Persija lebih banyak memiliki peluang melalui Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan M. Ilham. Namun semua peluang itu masih bisa dimentahkan penjaga gawang Persib, Markus Horison.
Usai jeda, Persija masih terus menekan. Namun saat Persija asyik menyerang, Persib dapat memanfaatkannya melalui serangan balik. Seperti yang terjadi di menit 60. Berawal dari umpan tarik Eka Ramdani para Airlangga, gol bisa tercipta melalui kaki Gonzales. Terobosan Airlangga dari rusuk kiri pertahanan Persija diselesaikan "El Loco" melalui satu sontekan dan membawa Persib unggul 1-0.
Namun di menit 77, headding Aliyudin meneruskan umpan Emeleu Serge dari sektor kanan penyerangan membawa Persija menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Persib kembali unggul setelah El Loco berhasil mengeksekusi tendangan penalti akibat handsball yang dilakukan Ismed Sofyan di menit 86.
Kemenangan Persib seakan sudah di depan mata. Namun kemenangan tersebut hancur berantakan setelah Herman Abanda menyamakan kedudukan di masa injury time melalui sundulan.
Kesalahan tersebut berawal ketika Cucu Hidayat melakukan pelanggaran terhadap Leo Soputan. Ismed Sofyan yang mengambil tendangan bebas mengirimkan bola lambung ke dalam kotak penalti.
Penjaga gawang Persib, Markus salah mengantisipasi datangnya bola yang justru bisa diserobot Abanda, sekaligus memaksa pertandingan berakhir 2-2.
Hilton Dipastikan Absen Hingga Akhir Musim 0 komentar
Striker Persib Bandung asal Brasil, Hilton Moriera, akhirnya benar-benar harus absen hingga 2-3 bulan kedepan usai melihat hasil pemeriksaan yang mengatakan cederanya agak parah. Berdasarkan hasil pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di RS Santo Borromeus, Kota Bandung, Hilton mengalami sobek parsial pada ligamen otot lutut bagian kanannya yang mengharuskan ia istirahat lama. Sumber : biangbola.com
"Meski terdapat cedera parsial, namun untungnya otot ligamennya tidak putus sehingga cederanya terbilang menengah," ungkap Dokter tim Persib, dr Raffi Ghani, Selasa (23/3).
"Kalau ototnya putus, baru cedera parah. Tapi ini hanya sobek, dan itu pun hanya sebagian," katanya lagi.
Jika Hilton istirahat selama 2-3 bulan, sama artinya ia akan absen membela "Maung Bandung" hingga kompetisi Liga Super Indonesia berakhir. Iapun disarankan untuk tidak dipaksakan main jika cederanya tak mau tambah parah.
Sementara itu Hilton sendiri meminta izin kepada manajemen guna menyembuhkan cederanya dikota kelahirannya, Sao Paulo, Brasil. Ia mengaku, disana banyak tempat khusus untuk penanganan cedera seperti yang ia alami saat ini yakni cedera Medial Collateral Ligament (MCL).
"Kebetulan juga Hilton diizinkan untuk kembali ke Brasil. Kita harap dia segera pulih di kampung halamannya," ujar Raffi.
"Dia harus benar-benar istirahat total. Baru setelah menjalani terapi dia bisa mengikuti saran latihan dari dokter," tutupnya.
Update Persija Vs Persib 0 komentar

Pendukung Persija Dimanja PANPEL 0 komentar
JAKARTA - Teka-teki pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung terjawab sudah. Laga yang dijadwalkan pada Kamis 25 Maret 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipastikan dengan penonton.
"Izin dengan penonton sudah kami kantongi, mudah-mudahan secara tertulisnya sudah didapat besok (hari ini)," kata Humas Panitia pelaksana (Panpel) Persija Reza Khan, kemarin.
Dia mengatakan, dalam izin pelaksanaan disebutkan, The Viking -sebutan pendukung Persib- tidak mendapatkan kuota menyaksikan bigmacth tersebut. Hal ini untuk menghindari gesekan antar Teh Jackmania -sebutan pendukung Persija- dengan The Viking. Maklum, sejarah membuktikan kedua kubu suporter ini kerap mengalami gesekan. “Mereka tidak dapat kuota untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Reza.
Meski demikian guna mengantisipasi hadirnya sekelompok simpatisan Persib, pihak panpel menghimbau agar tidak menggunakan atribut dalam bentuk apapun sehingga tidak menimbulkan perseteruan. “Kita memang tidak memberikan tempat bagi pendukung Persib. Tapi berdasakan pengalaman, ada saja yang datang. Seperti laga lawan Persipura lalu, sebagian ada yang ingin menyaksikan ke stadion,” kata Reza.
Saat ini panpel Persija tengah berkoordinasi dengan aparat keamanan guna mengamankan jalannya laga. Rencananya, sekitar 1.500 personil aparat keamanan disiapkan untuk mensukseskan laga sarat gengsi tersebut. Aparat keamanan tidak hanya disiapkan di sekitar venue, namun juga akses menuju Senayan. “Untuk ring satu disiapkan sekitar 200 anggota TNI-Plori, ring dua dijaga gabungan kepolisian dan koordinator wilayah The Jackmania,” kata Reza.


